Pages

Selasa, 11 Desember 2012

Primavera, Coppa Italia: Inter 4-0 Modena

MILAN – Tim Primavera Inter menunjukkan penampilan top untuk menyingkirkan Modena 4-0 dan memastikan tempat mereka di perempat final Coppa Italia U-19.

Pada petang hari yang sangat dingin dan lapangan yang berat, anak-anak asuhan Daniele Bernazzani mendominasi pertandingan dari awal hingga akhir, nyaris tak mengalami risiko apa pun di belakang. Colombi membuka gol pertama di menit ke-14 dengan sebuah tembakan yang bagus, mengontrol bola dengan membelakangi gawang sebelum melepaskan tembakan tak terbendung melewati kiper Modena, D'Agostino. Inter meraih gol kedua bebarapa saat jelang turun minum saat umpan Mbaye diterima Gabbianelli dan gelandang itu melepaskan tendangan volley ke gawang. Lima menit setelah kick-off babak kedua, Nerazzurri unggul tiga gol: aksi akribatik Colombi memanfaatkan sepak pojok Del Piero ditepis oleh D'Agostino tapi jatuh ke kaki Mbaye, yang menyambar bola liar itu. Tiga menit kemudian skornya 4-0. Colombi menambah sinar pada aksinya yang sudah impresif dengan melepaskan umpan terobosan kepada Terrani dalam serangan balik; striker itu memburu ke gawang sebelum menaklukkan kiper tim tamu dengan mudah.

Kemenangan hari ini membuat Inter melengkapi keunggulan agregat 5-0 atas Modena menyusul kemenangan 0-1 di leg pertama. Di perempat final mereka akan bertemu Torino, yang menyingkirkan Parma.

sumber : inter.it

Stramaccioni memberikan update tentang kebugaran pemain

APPIANO GENTILE – Ada banyak keingintahuan dari para jurnalis mengenai kebugaran para pemain Nerazzurri sehari sebelum Inter v Napoli, di mana Andrea Stramaccioni dihadapkan dengan pertanyaan tentang Fredy Guarin, Marko Livaja, Ricardo Alvarez, Matias Silvestre, Yuto Nagatomo dan Wesley Sneijder.

"Dari para pemain yang kami miliki dalam skuat ini, Guarin adalah gelandang dengan tingkat perkembangan yang besar. Ia kuat secara fisik, ia bisa mengubah kecepatan, naluri mencetak gol dan ia terus mengasah sisi taktik dari permainannya. Saya pikir ia telah membuat lompatan besar ke depan," sang pelatih Nerazzurri menilai.

Topik berikutnya adalah Livaja, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan transfernya pada Januari: "Marko adalah pemain muda yang menjanjikan yang menunjukkan ia cukup bagus untuk bertahan dalam skuat ini. Ia bukan target man sejati, ia berada pada permainan terbaiknya saat bermain di luar posisi penyerang tengah. Ia juga bermain melebar di kiri, memotong ke dalam. Jika ia tetap berpijak di bumi, karena ia pekerja keras dan rendah hati, saya pikir  ia memiliki masa depan yang cerah pada sepakbola tingkat tinggi. Apakah saya memikirkan untuk meminjamkannya untuk meraih pengalaman? Itu sesuatu yhang harus dipertimbangkan bergantung situasi apakah ada pemain baru yang akan datang. Jika tak berpikir saya bisa memberikannya banyak waktu untuk bermain, saya akan bilang begitu kepada pihak klub demi kebaikan anak ini."

Ricardo Alvarez tak masuk dalam skuat untuk besok: "ia punya masalah lutut yang memburuk setelah sesi latihan kemarin. Ia tak berlatih hari ini. Ini disayangkan karena ia bermain dengan baik. Kami akan menunggunya dengan menatap ke pertandingan berikutnya."

Stramaccioni kemudian ditanya apakah Silvestre mungkin bermain besok: "Matias adalah seorang bek yang menunjukkan keunggulannya saat mengawal lawan. Ia jelas ideal untuk pertandingan yang akan kami mainkan besok tapi saya tak akan menjelaskan secara rinci mengenai susunan pemain yang akan saya turunkan lawan Napoli."

Ada juga pertanyaan dari media Jepang tentang Nagatomo, yang dijawab Stramaccioni dengan memuji bek saya itu: "Setiap kali ia turun ke lapangan, jika kita meminta Yuto tampil 100% ia akan memberi kita 101% - baik saat menjadi starter atau sebagai pemain pengganti. Ia seorang profesional yang fantastis, ia bertekad untuk belajar, melakukan banyak hal, ia selalu sangat termotivasi. Melawan ia membuktikan bisa member kami banyak hal dengan naik ke depan, ia bisa bermain di mana saja, kecuali di bawah mistar..."

Tentu saja, ada juga pertanyaan tentang Sneijder: "Ia baik-baik saja. Kemarin ia mengalami masalah otot ringan dan berdasarkan persetujuan dokter ia menjalani fisioterapi. Hari ini ia berlatih bersama anggota kelompok lainnya." Sang pelatih kemudian ditanya apa pendapatnya tentang komentar yang dibuat istri pemain itu di Twitter, yang menyebut suaminya tak cedera: "Yang penting buat saya adalah apa yang dikatakan pemain itu secara langsung, saya tak tertarik dengan hal lainnya. Apakah saya melihat situasi ini sulit? Setiap orang punya karakter berbeda. Dengan karakter yang saya miliki, saya tak melihatnya sulit."

sumber : inter.it

Stramaccioni memberikan update tentang kebugaran pemain

APPIANO GENTILE – Ada banyak keingintahuan dari para jurnalis mengenai kebugaran para pemain Nerazzurri sehari sebelum Inter v Napoli, di mana Andrea Stramaccioni dihadapkan dengan pertanyaan tentang Fredy Guarin, Marko Livaja, Ricardo Alvarez, Matias Silvestre, Yuto Nagatomo dan Wesley Sneijder.

"Dari para pemain yang kami miliki dalam skuat ini, Guarin adalah gelandang dengan tingkat perkembangan yang besar. Ia kuat secara fisik, ia bisa mengubah kecepatan, naluri mencetak gol dan ia terus mengasah sisi taktik dari permainannya. Saya pikir ia telah membuat lompatan besar ke depan," sang pelatih Nerazzurri menilai.

Topik berikutnya adalah Livaja, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan transfernya pada Januari: "Marko adalah pemain muda yang menjanjikan yang menunjukkan ia cukup bagus untuk bertahan dalam skuat ini. Ia bukan target man sejati, ia berada pada permainan terbaiknya saat bermain di luar posisi penyerang tengah. Ia juga bermain melebar di kiri, memotong ke dalam. Jika ia tetap berpijak di bumi, karena ia pekerja keras dan rendah hati, saya pikir  ia memiliki masa depan yang cerah pada sepakbola tingkat tinggi. Apakah saya memikirkan untuk meminjamkannya untuk meraih pengalaman? Itu sesuatu yhang harus dipertimbangkan bergantung situasi apakah ada pemain baru yang akan datang. Jika tak berpikir saya bisa memberikannya banyak waktu untuk bermain, saya akan bilang begitu kepada pihak klub demi kebaikan anak ini."

Ricardo Alvarez tak masuk dalam skuat untuk besok: "ia punya masalah lutut yang memburuk setelah sesi latihan kemarin. Ia tak berlatih hari ini. Ini disayangkan karena ia bermain dengan baik. Kami akan menunggunya dengan menatap ke pertandingan berikutnya."

Stramaccioni kemudian ditanya apakah Silvestre mungkin bermain besok: "Matias adalah seorang bek yang menunjukkan keunggulannya saat mengawal lawan. Ia jelas ideal untuk pertandingan yang akan kami mainkan besok tapi saya tak akan menjelaskan secara rinci mengenai susunan pemain yang akan saya turunkan lawan Napoli."

Ada juga pertanyaan dari media Jepang tentang Nagatomo, yang dijawab Stramaccioni dengan memuji bek saya itu: "Setiap kali ia turun ke lapangan, jika kita meminta Yuto tampil 100% ia akan memberi kita 101% - baik saat menjadi starter atau sebagai pemain pengganti. Ia seorang profesional yang fantastis, ia bertekad untuk belajar, melakukan banyak hal, ia selalu sangat termotivasi. Melawan ia membuktikan bisa member kami banyak hal dengan naik ke depan, ia bisa bermain di mana saja, kecuali di bawah mistar..."

Tentu saja, ada juga pertanyaan tentang Sneijder: "Ia baik-baik saja. Kemarin ia mengalami masalah otot ringan dan berdasarkan persetujuan dokter ia menjalani fisioterapi. Hari ini ia berlatih bersama anggota kelompok lainnya." Sang pelatih kemudian ditanya apa pendapatnya tentang komentar yang dibuat istri pemain itu di Twitter, yang menyebut suaminya tak cedera: "Yang penting buat saya adalah apa yang dikatakan pemain itu secara langsung, saya tak tertarik dengan hal lainnya. Apakah saya melihat situasi ini sulit? Setiap orang punya karakter berbeda. Dengan karakter yang saya miliki, saya tak melihatnya sulit."

Stramaccioni: "Kami harus bermain seperti Inter"

APPIANO GENTILE – "Kami harus bermain seperti Inter." Itulah yang diinginkan Andrea Stramaccioni dari Nerazzurri saat mereka bersiap untuk pertandingan besok lawan Napoli. Dan itulah yang ia yakini akan ia lihat di Meazza. "Kami memiliki tiga pertandingan [di liga] sebelum jeda dan kami harus melakukan yang terbaik dalam ketiganya, dimulai besok. Saya sangat yakin kami akan menunjukkan penampilan Inter yang sesungguhnya."

Sang pelatih melanjutkan: "Saya pikir pertandingan melawan Juventus, Fiorentina dan AC Milan membuat kami menyadari bahwa kami berada dalam pacuan, bahwa kami bisa bersaing dengan siapapun, penyesalan terbesar. Meski begitu, kami telah belajar dan meningkat setelah kekalahan kami. Besok kami memiliki peluang besar melawan rival langsung, sebuah tim yang tengah melambung – ini akan menjadi pertandingan yang indah."

Antonio Cassano kembali ke dalam skuat untuk laga Serie A setelah tampil di Liga Europa pecan ini. Sang pelatih ditanya seberapa penting untuk memiliki pemain itu kembali: "Ia jelas penting, sama seperti yang lainnya yang akan tampil besok adalah penting. Kami memang sempat kehilangan Cassano tapi saya tak ingin terlalu menekankan pentingnya ia kembali. Antonio adalah sebuah sumber daya tambahan buat kami: selain kemampuan sepakbolanya, ia juga menambah kepribadian ke dalam tim ini."

sumber : inter.it

Menanti Prima Serata: Handanovic dan latihan

APPIANO GENTILE – Diskusi beralih ke atmosfer di Inter di mana Samir Handanovic melanjutkan di "Prima Serata", yang akan ditayangkan beberapa saat kemudian di Inter Channel (saluran 232 di Sky Sport Italia).

Kiper Nerazzurri ini menjelaskan: "Segalanya tenang. Saya tak punya kesulitan beradaptasi di sini. Rekan-rekan setim saya sangat membantu, jadi proses menyesuaikan diri di sini brjalan sangat mulus. Saya sudah mulai mengenal kelompok ini. Seorang kiper harus mengerti karakteristik rekan-rekan setimnya, untuk berhubungan dengan baik dengan mereka dan tahu apa yang diharapkan dalam sebuah pertandingan."

Tapi, Emosi Handanovic tak langsung terlihat pada wajahnya: "Benar, saya tak menunjukkan banyak emosi. Tapi saya bisa bilang bahwa 7 atau 8 tahun silam saya merasa sangat terharu saat saya tiba di Italia dan bermain melawan Inter di Meazza."

"Batman" adalah julukan yang diberikan Roberto Scarpini kepada Samir Handanovic, yang tersenyum dan menyatakan: "Anda boleh memanggil saya dengan nama apapun yang anda inginkan. Saya menyukainya, tapi saya masih harus melakukan lebih untuk menjadi seperti dia."

Sebuah panggilan telepon di mana Lello Senatore, pelatih kiper Handanovic saat masih di Udinese, membawa kiper nomor satu Inter itu ke masa lalu: "Kami tiba bersama di Udine dan kami datang ke sana bersama, saya sebagai kiper dan ia sebagai pelatih. Cukup memuaskan saat kita melihat perkembangannya. Benar bahwa kita selalu harus terus bekerja, tapi dengan pengalaman kita mulai memahami apa yang dibutuhkan untuk tetap pada performa yang bagus dan inilah yang dibicarakan dengan pelatih kita. Sejujurnya, ada dua orang dari mana saya mempelajari filosofi ini: Senatore dan Bonaiuti. Penting untuk mengambil sesuatu dari setiap pelatih karena mereka yang telah lebih lama berkiprah daripada kita telah melihat dan mengetahui lebih banyak. Pada saat yang sama benar bahwa kita juga memberikan sesuatu kepada mereka, kita memiliki karakteristik karena kita orang berbeda."

Menanti Prima Serata: Handanovic dan para kiper

APPIANO GENTILE - Samir Handanovic tampil di studio Inter Channel untuk kali pertama, karena ia adalah tamu di Prima Serata malam ini pukul 21:00.

Kiper Nerazzurri ini berbicara kepada pembawa acara Roberto Scarpini dan menjawab pertanyaan dari para fans termasuk penyelamatan terbaik yang pernah ia lihat dibuat oleh para koleganya: "Penyelamatan Buffon di final Liga Champions antara Juventus dan AC Milan di Old Trafford terhadap sundulan Inzaghi. Itu penyelamatan yang sulit tapi ia melakukannya dengan indah." Sementara itu, favorti pribadi kiper Slovenia itu adalah "penyelamatan melawan Partizan Beograd di San Siro pada 25 Oktober."

Seperti yang sudah saya bilang dalam konferensi pers pertama saya sebagai pemain Inter, ia menganggap Peter Schmeichel, "salah satu kiper terbaik sepanjang masa, ia telah memenangi segalanya dan berada di puncak penampilan selama 7-8 tahun di Manchester United. Saya pikir sepakbola Inggris adalah yang terberat untuk para kiper karena kita tak dilindungi di sana dan sepakbolanya sangat mengandalkan fisik."

Rekan-rekan setim di dalam dan luar lapangan, Handanovic menjelaskan bahwa "para kiper biasanya saling bersosialisasi, itulah yang langsung berlaku bagi saya bersama Belec, kemudian saya bertemu Stankovic, tapi saat kita banyak bermain kita hanya punya sedikit waktu untuk berteman, akhirnya kita hanya memikirkan sepakbola dan tak banyak yang lainnya."

sumber : inter.it

Menanti Prima Serata: Handanovic dan para kiper

APPIANO GENTILE - Samir Handanovic tampil di studio Inter Channel untuk kali pertama, karena ia adalah tamu di Prima Serata malam ini pukul 21:00.

Kiper Nerazzurri ini berbicara kepada pembawa acara Roberto Scarpini dan menjawab pertanyaan dari para fans termasuk penyelamatan terbaik yang pernah ia lihat dibuat oleh para koleganya: "Penyelamatan Buffon di final Liga Champions antara Juventus dan AC Milan di Old Trafford terhadap sundulan Inzaghi. Itu penyelamatan yang sulit tapi ia melakukannya dengan indah." Sementara itu, favorti pribadi kiper Slovenia itu adalah "penyelamatan melawan Partizan Beograd di San Siro pada 25 Oktober."

Seperti yang sudah saya bilang dalam konferensi pers pertama saya sebagai pemain Inter, ia menganggap Peter Schmeichel, "salah satu kiper terbaik sepanjang masa, ia telah memenangi segalanya dan berada di puncak penampilan selama 7-8 tahun di Manchester United. Saya pikir sepakbola Inggris adalah yang terberat untuk para kiper karena kita tak dilindungi di sana dan sepakbolanya sangat mengandalkan fisik."

Rekan-rekan setim di dalam dan luar lapangan, Handanovic menjelaskan bahwa "para kiper biasanya saling bersosialisasi, itulah yang langsung berlaku bagi saya bersama Belec, kemudian saya bertemu Stankovic, tapi saat kita banyak bermain kita hanya punya sedikit waktu untuk berteman, akhirnya kita hanya memikirkan sepakbola dan tak banyak yang lainnya."

sumber : inter.it

lagu

 

lagu

KLIK KANAN

KLIK KANAN